POINT 13 DAPAT MENGGUNAKAN JAM, KOMPAS, TANDA JEJAK DAN TANDA TANDA ALAM LAINNYA DALAM PENGEMBARAAN

POINT 13
DAPAT MENGGUNAKAN JAM, KOMPAS, TANDA JEJAK DAN TANDA TANDA ALAM LAINNYA DALAM PENGEMBARAAN

A.    JAM

            1.      Menentukan Arah Dengan Bantuan Jam Tangan

Jam tangan tradisional (bukan digital) dengan dua jarum (jam dan menit maksudnya) dapat dipergunakan untuk menentukan arah. Jika tinggal di daerah dekat katulistiwa (equator), maka metode ini akan kurang akurat. Letak Matahari akan langsung di atas kepala sehingga menyulitkan.
Cara pertama:
Letakkan jam tangan mendatar, arahkan jarum jam ke arah kedudukan matahari. Maka garis tengah yang membagi jarum jam dan angka 12 adalah arah Utara-Selatan.
Cara kedua:
Letakkan jam tangan mendatar, arahkan angka 12 jam tangan ke arah kedudukan matahari. Maka garis tengah yang membagi angka 12 dan jarum jam adalah Utara -  Selatan.
Jenis jam pada masa lalu,yaitu:
a)      Jam Matahari
b)      Jam Air
c)      Jam Pasir

          2.      Cara Memperkirakan Waktu Tanpa Menggunakan Jam

Untuk dapat menentukan waktu tanpa menggunakan jam, seorang pramuka dapat berpedoman dengan matahari dan keberadaan bintang. Penggunaan matahari sebagai penanda waktu ini juga kerap dipakai dalam penentuan masuknya waktu sholat. Berikut beberapa hal pokok yang dapat dijadikan pedoman dalam menentukan waktu atau jam berdasarkan matahari.
a)       Terbitnya fajar yang ditandai dengan adanya sinar merah di langit sebelah timur yang cahayanya sudah semakin merata di langit. Ini merupakan waktu shalat subuh yang biasanya menunjukkan waktu antara jam 04.00 - 04.30.
b)       Terbitnya matahari. Menunjukkan waktu sekitar jam 05.00 - 05.30.
c)       Panjang bayangan sama dengan bendanya pada pagi hari. Ini menunjukkan waktu sekitar jam 09.00
d)       Tengah hari yang ditandai dengan bayangan sebuah benda yang tegak lurus akan menghilang, tepat di bawah benda, atau statis tidak memanjang / memendek hingga beberapa saat. Ini menunjukkan waktu sekitar jam 11.30 - 12.00.
e)       Panjang bayangan sama dengan bendanya pada sore hari. Ini menunjukkan waktu shalat ashar yang biasanya menunjukkan waktu antara jam 14.45 - 15.15
f)        Terbenamnya matahari yang ditandai dengan dengan warna kemerah-merahan di langit. Ini menunjukkan waktu shalat maghrib atau waktu antara jam 17.30 - 18.00
g)       Hilangnya warna kemerah-merahan di langit saat sore hari. Ini menunjukkan waktu shalat isyak atau waktu sekitar jam 19.00
Ketentuan-ketentuan di atas hanya kira-kira saja. Di daerah lain bisa jadi memiliki sedikit selisih. Pun antara satu bulan dengan bulan lainnya (dalam satu tahun) pun akan mengalami selisih waktu. Sehingga dibutuhkan pengamatan langsung dan pembiasaan.



B.     KOMPAS

      1.      Pengertian Kompas

Kompas merupakan suatu alat yang menetapkan/ mencari arah mata angin. Ada 2 tipe kompas. Yang pertama adalah kompas magnetik, yaitu kompas yang arahnya ditunjukan oleh magnet berbentuk jarum yang mengarah pada Kutub Utara di bawah pengaruh magnet medan bumi. Dan yang kedua gyrocompass,  yaitu kompas yang menggunakan cairan alkohol.

Macam dan jenis kompas - kompas terdiri dari 3 jenis, yaitu:
a)      Kompas bidik (kompas prisma),
Kompas bidik atau prisma fungsi utamanya untuk mempermudah menghitung sudut sasaran bidik (tempat atau benda) secara langsung.Cara pemakaiannya dengan membidikkan kompas ke sasaran secara langsung sekaligus membaca sudut sasaran pada skala kompas. Besar sudut yang dibuat oleh arah bidikan dan arah jarum (utara) itulah sudut sasarannya (bearing).
b)      Kompas orientering (kompas silva)
Kompas silva atau orienteering fungsi utamanya untuk mempermudah perhitungan dan pembacaan pada peta secara langsung. Badan atau pembungkus kompas silva selalu dibuat transparan untuk mempermudah pembacaan peta yang diletakkan di bawahnya.
c)      Kompas biasa.
Bagian - bagian penting dari Kompas :
·         Dial, adalah permukaan Kompas dimana tertera angka derajat dan huruf mata angin.
·         Visir, adalah lubang dengan kawat halus untuk membidik sasaran.
·         Kaca Pembesar, digunakan untuk melihat derajat Kompas.
·         Jarum Penunjuk adalah alat yang menunjuk Utara Magnet.
·         Tutup Dial dengan dua garis bersudut 45o yang dapat diputar.
·         Alat Penyangkut adalah tempat ibu jari untuk menopang Kompas saat membidik.

           2.      Cara Mempergunakan Kompas :

a)      Letakkan Kompas di atas permukaan yang datar, setelah jarum Kompas tidak bergerak maka jarum tersebut dan menunjukkan ARAH UTARA MAGNET
b)      Bidik sasaran melalui Visir, melalui celah pada, kaca pembesar, setelah itu miringkan kaca pembesar kira - kira bersudut 50°  dengan kaca dial. Kaca pembesar tersebut berfungsi untuk membidik ke arah Visir, membidik sasaran serta mengintai derajat Kompas pada Dial.
c)      Apabila Visir diragukan karena kurang jelas terlihat dari kaca pembesar, luruskan garis yang terdapat pada tutup Dial ke arah Visir, searah dengan sasaran bidik agar mudah terlihat melalui kaca pembesar
d)      Apabila sasaran bidik 30o maka bidiklah ke arah 30o. Sebelum menuju sasaran, tetapkan terlebih dahulu Titik sasaran sepanjang jalur 30o. Carilah sebuah benda yang menonjol / tinggi diantara benda lain disekitarnya, sebab route ke 30o tidak selalu datar atau kering, kadang-kadang berbencah-bencah. Ditempat itu kita Melambung ( keluar dari route ) dengan tidak kehilangan jalur menuju 30 derajat.
e)      Sebelum bergerak ke arah sasaran bidik, perlu ditetapkan terlebih dahulu Sasaran Balik ( Back Azimuth atau Back Reading ) agar kita dapat kembali kepangkalan apabila tersesat dalam perjalanan.

         3.      Cara mengetahui arah tanpa kompas:

a)      Jarum/Silet di permukaan air.
Caranya mudah, hanya bermodalkan jarum atau silet yang digosok ke permukaan kering, danditusukkan ke gabus. Gabungan silet dan gabuskemudian diletakkan di atas permukaan air, sehinggaterlihat mengapung. Ujung silet atau jarum pada kompas sederhana ini selalu menunjuk ke arah utara atau selatan.
b)      Melihat kuburan Islam dan Kristen
Kuburan Islam dan Kristen selalu menunjukkan arah utara-selatan. Bagian nisan atau kepala yang selalu menghadap ke barat. Jadikanlah ini sebagai patokan dasar. Eits, tapi ingat, ini hanya berlaku di wilayah Indonesia saja.
c)      Masjid/Musholla tidak
Di Indonesia, masjid selalu menghadap kearah barat.
d)      Melihat jam dan posisi matahari
Jadikan posisi matahari yangterbit di barat sebagai patokan dasar. Anda pun bisamenentukan arah selanjutnya dengan menggunakanjam tangan
e)      Bayangan benda
Letakkan benda tegak di permukaan tanah. Pada siang menuju sore, bayangan benda umumnya condong kebarat. Sebaliknya, jika tersesat pagi menjelang siang,bayangan benda umumnya condong ke arah timur.
f)       Memanfaatkan pohon
Sisi pohon berbatang besar yang terkena sinar matahari dan tidak berlumut menunjukkan arah timur. Jika tersesat pada malam hari, coba raba sisi pohon berbatang besar ini,dan rasakan suhunya. Cari sisi pohon yang terasa paling hangat. Sisi ini menunjukkan arah barat.
g)      Kelompok bintang Orion
Carilah rasi bintang orion. Rasi bintang ini merupakan perpaduan3 bintang terang. Jika dipadukan, ketiganyamembentuk mirip ekor kalajengking dan selalumenunjuk ke arah barat.
C.    TANDA JEJAK
            1.      Tanda-tanda alam

a)      Kabut = Kabut tipis dan rata membumbung tinggi ke atas berarti kurangnya uap air di udara dan pertanda cuaca akan selalu baik. Apabila kemarin ada hujan, cuaca terang benderang pada pagi hari bertanda buruk pada hari itu. Langit yang ditutupi awan kemudian mulai terang pada pagi hari bertanda cuaca baik, sedang digunung akan turun hujan.
b)      Awan = Apabila angin diliputi awan yang tebal dan gelap berarti akan turun hujan yang deras.
c)      Matahari = Apabila matahari terbit berwarna merah dan diliputi garis-garis awan yang kehitaman bertanda ada hujan, apabila berwarna besih dan terang bertanda hari cerah.
d)      Bintang = Apabila pada malam hari bintang di langit kelihatan terang sekali, maka pada malam itu cuaca akan baik, sedangkan bila tampak suram bertanda cuaca kurang baik/ buruk.
e)      Bulan = Apabila terlihat terang dan bersinar berarti cuaca baik, tapi bila bulan diliputi awan yang gelap berarti hujan akan turun. Apabila ada lingkaran putih (halo) yang melingkari bulan berarti tidak ada ketentuan cuaca pada hari itu.
f)       Binatang = Apabila kita perhatikan naluri binatang dengan seksama, yang ada hubungannya dengan cuaca maka, kita akan tercengang atas keganjilan-keganjilan yang dilakukannya dengan cara mereka antara lain :
·         Laba-laba =  Akan bersembunyi jika cuaca akan buruk, dan rajin mengerjakan sarangnya bila cuaca baik.
·         Semut = Akan tetap didalam lubangnya bila cuaca akan buruk, apabila mereka keluar dan berjalan mondar-mandir bertanda cuaca akan baik.
·         Lebah = Dengan melihat sarangnya, pada cuaca baik, mereka berterbangan jauh dari sarangnya. Dan apabila cuaca buruk dia akan berterbangan tidak jauh dari sarang. 
·         Lalat = Apabila akan turun hujan mereka akan hinggap di tembok/ dinding, sedangkan pada cuaca baik mereka akan berterbangan. 
·         Nyamuk = Apabila dipagi hari mereka mengganggu atau menggigit kita, maka berarti akan turun hujan. Apabila pada matahari terbenam berterbangan kesana kemari dan terbang berduyun-duyun bertanda cuaca baik. Apabila selalu terbang ditempat yang gelap/ didalam bayang-bayang bertanda cuaca akan buruk/ datang hujan.
·         Cacing = Apabila pada malam hari mereka menimbun tanah berbutir-butir di kebun, berarti akan turun hujan.
·         Ikan = Akan melompat-lompat apabila cuaca buruk
·         Katak = Pada cuaca buruk akan berdiam dalam air dan pada cuaca baik mereka akan duduk ditepi kolam. Apabila pada malam hari cuaca baik di musim kemarau mereka  tidak menyanyi maka cuaca buruk akan datang.
·         Ayam = Pada waktu hujan ayam akan berteduh. Bila hujan tidak akan lama mereka akan tetap berjalan-jalan dan membiarkan dirinya kehujanan. Apabila mereka selalu mencakar-cakar tanah berarti hujan akan datang. 
·         Bebek / Angsa = Mereka nampak tidak senang dan selalu menggigit bulunya (memberi lemak), apabila cuaca akan buruk.
·         Kambing = Apabila akan turun hujan bau badannya dapat tercium dari jarak yang lebih jauh dari pada cuaca baik.
·         Kelelawar = Mereka akan terbang mulai senja hari bila cuaca akan baik pada malam hari itu, bila mereka berdiam didalam goa maka cuaca akan buruk. 

           2.      Tanda-tanda lain apabila cuaca akan buruk :

a)      Kucing akan duduk membelakangi api sambil mengusap-usap kepalanya dengan kaki depannya yang dibasahi dengan mulutnya.
b)      Bila anjing menggali tanah untuk menyembunyikan tulangnya.
c)      Burung-burung membasahi bulunya dengan paruhnya.
d)      Bila bau bunga tercium semerbak sekali.
e)      Burung-burung laut terbang ke daratan.
f)       Bila asap naik dengan tegak lurus dam tinggi sekali maka cuaca pada hari itu akan baik. Apabila asap naiknya mendatar dengan tanah/ rendah maka cuaca akan buruk.





Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

DIANPINSA (GLADIAN PIMPINAN SANGGA) TAHUN 2022

POINT 17 DAPAT MENDAUR ULANG BARANG TIDAK TERPAKAI MENJADI BARANG YANG BERMANFAAT